Selasa, 08 Mei 2012

Sistem transportasi

HISTOLOGI
SISTEM TRANSPORTASI


            Sistem transportasi terdiri dari dua sistem yaitu ;
A.    Kardiovaskuler
B.     Pembuluh limfe

Sistem kardiovaskuler memmiliki tiga komponen yaitu,
A.    Jantung
Jantung memompakan darah agar dapat mengalir hingga ke bagian tubuh paling ujung.
Jantung merupakan pembuluh darah yang mengalami modifikasi menjadi unit pemompa darah.  Tersusun atas
·         Endokardium, endokardium tersusun atas sel endotelium selapis pipih yang menumpu pada membrana basalis. Membrana basalis bergabung dengan lamina propria yang tersusun atas jaringan ikat, dengan penyusun utama serabut elastis dan otot polos. Serat elastis tersebut lebih banyak di atrium dibanding ventrikel. Endokardium atrium lebih tebal di bandingkan dengan ventrikel. Di bawah lamina propria terdapat lapisan subendokardium yang tersusun atas jaringan ikat tipis
·         Miokardium, tersusun atas otot jantung dengan berbagai arah, serat kolagen elastis dan retikulosa. Kapiler diantara otot merupakan cabang arteri koronaria.
·         Epikardium, disebut pula sebagai perikardium viseral
Perikardium merupakan kantung pembungkus jantung. Perikardium tersusuan atas tunika serosa dan fibrosa. Tunika serosa dibedakan atas lapisan viseral dan lapisan parietal diantara lapisan tersebut terdapat cairan yang disebut liquor pericardii
B.     Pembuluh darah
Pembuluh darah untuk menyalurkan darah, terdiri dari ;
·         Arteri, pembuluh yang menyalurkan darah dari jantung ke jaringan
Dapat dibedakan menjadi arteri besar, sedang-kecil dan arteriol
·         Vena, pembuluh yang menyalurkan darah dari jaringan menuju jantung
Dapat dibedakan menjadi vena besar, sedang dan venula
·         Kapiler, merupakan pembuluh darah halus tempat keluar masuknya zat dari dan kejaringan
Kapiler dapat dibedakan menjadi kapiler kontinyu (dinding kontinyu pada jantung), kapiler perforata (dinding berpori dengan diafragma, terdapat pada ginjal, usus dan kelenjar endokrin), dan kapiler sinusoid 9dinding tak kontinyu, berkelok-kelok seperti yang terdapat pada hepar dan organ hemapoitik
Pada arteri, tunika media merupakan lapisan yang paling dominan, sedangkan pada vena lapisan yang paling dominan adalah tunika adventisia. Lumen arteria umumnya lebih bulat sedaangkan pada vena bentuk lumen tidak teratur. Dinding arteri relatif lebih tebal dibandingkan dengan vena
C.     Darah
jantung dan pembuluh darah 


Artery
Bagian-bagian dari artery

1 Tunica intima
2 Tunica media
3 Internal elastic membrane
4 Tunica adventitia
Stain: a) alum hematoxylin-eosin; b) hemalum-orcein; magnification (both): × 120




Femoral Artery
Bagian-bagian femoral artery
1 Internal elastic membrane
2 Tunica media 
3 Tunica externa
4 Tunica adventitia
5 Vasa vasorum (vessel of the vessel)
Stain: hematoxylin-eosin; magnification: × 80







Aorta
Bagian-bagian aorta
1 Tunica intima
2 Internal elastic membrane, membrana elastica interna
3 Tunica media
4 Tunica adventitia
Stain: hematoxylin-eosin-resorcin-fuchsin; magnification: × 80






Endothelium

Bagian-bagian dari endothelium
1 Cytoskeleton (filaments)
2 Mitochondria
3 Vesicles
4 Intercellular gap
5 Lysosome
6 Elastic fibers
7 Vascular lumen
Electron microscopy; magnification: × 28 000



Kuehnel, Color Atlas of Cytology, Histology, and Microscopic Anatomy © 2003 Thieme





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima kasih atas komentarnya mudah-mudahan bermanfaat