Kamis, 15 Desember 2011

Baku mutu lingkungan

Pengelolaan lingkungan hidup
Baku mutu lingkungan
14 Desember 2011

Baku mutu lingkunga
Baku mutu lingkungan hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi,
atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup, (UU No. 23 Tahun 1997)

Pencemaran
Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat,
energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga
kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak
dapat berfungsi sesuai dengan peruntukkannya, (UU No. 23 Tahun 1997)

Berbagai kasus yang terjadi
Memenuhi BML limbah cair namun pencemaran tetap terjadi
Karena
a.       Baku mutu limbah cair hanya berdasarkan teknologi
b.      Belum memperhitungkan daya tampung badan air penerima
Limbah
Limbah adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan, Bahan berbahaya dan beracun adalah setiap bahan yang karena sifat atau konsentrasi, jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain, Limbah bahan berbahaya dan beracun adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang karena sifat dan/atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/ atau merusakkan lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain


Strategi pengelolaan lingkungan
a.       Sebelum 1990
                                i.            Bersifat pasif atau reaktif
                              ii.            Hukum mudah disuap
Pengolahan>kontrol>preventif
b.      Sesudah 1990
                                i.            Bersifat proaktif
Meminimalisasi dampak dan limbah dengan melakukan pengelolaan pada beginning of pipe treatment atau pendekatan teknologi pencegahan dampak dan limbah (hasil KTT Bumi di rio de jeineiro 1992)
Preventif>kontrol>pengolahan


Semua kegiatan industri dituntut untuk melaksanakan penyempurnaan berkelanjutan
Karena
Pengolahan limbah tidak menyelesaikan masalah dengan tuntas

Reduksi (R) pada sumber preventif
a.       Bahan baku
b.      Operasi
c.       Teknologi
d.      Produk

Pemanfatan limbah (3R) Kontrol
a.       Reused
b.      Recycle
c.       Recovery

Pengolahan limbah
a.       Gas
b.      Padat
c.       Cair


Contoh DPS (Daerah Pengaliran Sungai) Kali brantas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima kasih atas komentarnya mudah-mudahan bermanfaat